Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Peraturan Pertandingan dan Lapangan Karate Lengkap

gibung.my.id - Peraturan Pertandingan Karate - Bagi para pecinta olahraga beladiri karate kali ini admin akan membahas peraturan pertandingan karate. Untuk tata cara pertandingan karate akan di bahas di bawah ini. 

Ini meupakan peraturan pertandingan karate wkf terbaru adalah peraturan pertandingan karate 2021 dan peraturan perwasitan karate. Anda juda dapat mengetahui kriteria penilaian kata dalam pertandingan karate dan peraturan dalam kumite karate. Di sini juga di sebutkan peraturan pertandingan karate.

Peraturan Pertandingan Karate

Pengaturan pertandingan karate dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Kumite atau perkelahian untuk putera dan puteri

Kumite untuk putra dan putri dibagi atas : kumite perorangan dengan pembagian kelas berdasarkan berat badan dan kumite beregu tanpa pembagian kelas berat badan (khusus untuk putera). Sistem pertandingan yang dipakai adalah refenchange (WUKO) atau babak kesempatan kembali kepada atlet yang pernah dikalahkan oleh sang juara.

Pertandingan dilakukan dalam satu babak (2-3 menit bersih) dan 1 babak perpanjangan kalau terjadi seri (enchosen), sedangkan didalam pertandingan beregu tidak ada waktu perpanjangan. Dan jika masih pada babak perpanjangan masih mengalami nilai seri, maka akan diadakan pemilihan karateka yang paling ofensif dan agresif sebagai pemenang.

2. Kata atau Jurus untuk putera dan puteri

Pada pertandingan kata yang diperagakan adalah keindahan gerak dari jurus, baik untuk putera maupun puteri. Sesuai dengan kata pilihan atau kata wajib dalam peraturan pertandingan. Peserta harus memperagakan kata wajib (Shitei), apabila lulus maka peserta untuk mengikuti babak selanjutnya dia dapat memperagakan kata pilhan (Tokui).

Pertandingan dibagi menjadi dua jenis: kata perorangan dan kata beregu. Kata beregu dilakukan oleh 3 orang. Setelah melakukan peragaan kata, para peserta yang memasuki babak final diharuskan memperagakan aplikasi dari Kata (bunkai). Kata beregu dinilai lebih prestisius karena lebih indah dan lebih susah untuk dilatih.

Menurut standar JKF dan WKF, yang diakui sebagai Kata Wajib adalah hanya 8 Kata yang berasal dari aliraan 4 Besar JKF, yaitu Shotokan, Wado-ryu, Goju-ryu and Shito-ryu, dengan perincian sebagai berikut:
Shotokan : Kanku-Dai dan Jion.
Wado-ryu : Seishan dan Chinto.
Goju-ryu : Saifa dan Seipai.
Shito-ryu : Seienchin dan Bassai-Dai.

Karateka yang berasal dari aliran selain 4 besar tidak dilarang untuk ikut pertandingan Kata JKF dan WKF, hanya saja mereka harus memainkan Kata sebagaimana dimainkan oleh perguruan 4 besar diatas.

Luas Lapangan Karate

Lantai seluas 8 x 8 meter, beralas papan atau matras di atas panggung dengan ketinggian 1 meter dan ditambah daerah pengaman berukuran 2 meter pada tiap sisi. Arena pertandingan harus rata dan terhindar dari kemungkinan menimbulkan bahaya.

Peraturan Pertandingan dan Lapangan Karate
Lapangan Pertandingan Karate

Pada Kumite Shiai (kumite pertandingan) yang biasa digunakan oleh FORKI yang mengacu peraturan dari WKF, idealnya adalah menggunakan matras dengan lebar 10 x 10 meter. Matras tersebut dibagi kedalam tiga warna yaitu putih, merah dan biru. Matras yang paling luar adalah batas jogai dimana karateka yang sedang bertanding tidak boleh menyentuh batas tersebut atau akan dikenakan pelanggaran.

Batas yang kedua lebih dalam dari batas jogai adalah batas peringatan, sehingga karateka yang sedang bertanding dapat memprediksi ruang arena dia bertanding. Sisa ruang lingkup matras yang paling dalam dan paling banyak dengan warna putih adalah arena bertanding efektif.

Peralatan di Dalam Pertandingan Karate

1.    Karategi (pakaian) karate) untuk kontestan / peserta
2.    Hand Protector (pelindung tangan)
3.    Shin Guard (Pelindung kaki)
4.    Obi (ikat pinggang) untuk masing-masing kontestan / peserta yang berwarna merah (AKA)
        dan biru  (AO)
5.    Peralatan lain diperbolehkan tetapi tidak menjadi keharusan adalah :
     •    Gum Shield (pelindung gigi); dibeberapa pertandingan menjadi keharusan.
     •    Body Protector (pelindung badan) untuk kontestan / peserta putri.
     •    Groin Protector (pelindung kelamin) untuk kontestan / peserta pria.
6.    Pluit untuk arbitrator (alat tulis).
7.    Seragam wasit / juri
     •    Baju berwarna putih.
     •    Celana berwarna abu-abu.
     •    Dasi panjang berwarna merah.
     •     Sepatu karet tanpa sol berwarna hitam.
8.     Scoring Board (Papan nilai).
9.     Administrasi pertandingan.
10.    Lampu, berwarna merah, kuning, hijau sebagai tanda waktu pertandingan.
11.    Stop Watch (pencatat waktu).

Peraturan Pertandingan Kata


Pertandingan kata terdiri dari pertandingan perorangan dan tim (beregu). Pertandingan tim terdiri dari pertandingan antar tim yang terdiri dari tiga orang. Setiap tim terdiri dari putra dan putri. Pertandingan perorangan kata terdiri dari pertandingan perorangan secara terpisah dalam bagian putra dan putri.

Dalam pertandingan kata sistim eliminasi dengan referchange akan diterapkan. Para kontestan diharapkan untuk menampilkan pertandingan kata Wajib (Shitei) dan pertandingan kata Bebas (Tokui) selama pertandingan. kata yang digunakan akan sesuai dengan aliran Karate-do yang diakui oleh WKF berdasarkan oleh sistim Goju, Shito, dan Wado. Ketika menampilkan Shitei kata, tidak diperbolehkan melakukan variasi. Ketika menampilkan Tokui kata, kontestan dapat memilih kata yang akan dimainkan, variasi ringan diperbolehkan sepanjang diperbolehkan aliran yang bersangkutan. Tabel skor akan menampilkan pilihan kata dari setiap periode dan setiap ronde. Kontestan harus menampilkan kata yang berbeda dalam setiap putaran. Sekali kata sudah dimainkan maka tidak boleh diulang. Dalam referchange boleh menampilkan Shitei atau Tokui.

Pada final, pertandingan kata beregu, dua tim finalis akan menampilkan kata, pilihan mereka dari kata Tokui dalam cara yang normal. Kemudian mereka akan menampilkan satu demonstrasi dari arti kata (Bunkai), waktu yang diijinkan untuk demonstrasi Bunkai adalah 5 (lima) menit. Pencatat waktu akan mulai penghitungan pada saat peragaan dimulai dengan peragaan awal Bunkai kata dan berhenti sesudah Bunkai ditampilkan, tim yang melebihi 5 (lima) menit akan didiskualifikasi, penggunaan peralatan tradisional dan perlengkapan lainnya tidak diizinkan.

Diskualifikasi

Seorang kontestan atau tim dapat didiskualifikasi karena salah satu alasan berikut:

1.    Menampilkan Kata yang salah atau menyebutkan Kata yang salah.
2.    Jeda yang nyata atau berhenti beberapa detik pada saat memainkan Kata.
3.    Mengganggu fungsi posisi Juri (seperti juri harus pindah untuk alasan keamanan atau menyentuh
        seorang juri pada saat memainkan Kata).
4.    Sabuk terjatuh pada saat memainkan Kata.
5.    Melebihi batas batas waktu total 6 menit pada saat memainkan Kata dan Bunkai.
6.    Gagal mengikuti instruksi Juri Kepala atau perbuatan tidak terpuji lainnya.

Peraturan Pertandingan Kumite

World Karate Federation (WKF) mulai tahun 2009, memberlakukan peraturan baru tentang ketentuan usia dan nomor pertandingan Karate, baik yang dilakukan sendiri oleh WKF maupun AKF, dan pertandingan karate pada Multy Even Internasional. Sehubungan dengan hal tersebut, Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), melalui Surat Edaran Nomor 13/PB.FORKI–SEKJEN/SE/I/09 tertanggal, 15 Januari 2009. tentang Peraturan Baru Pertandingan Karate WKF. Yang ditujukan kepada Pimpinan Perguruan Karate, dan Pimpinan Pengurus Provinsi Forki.

Adapun peraturan tersebut sebagai berikut:

Usia
     •    Usia Kadet 14 & 15 tahun
     •    Usia Junior 16 & 17 tahun
     •    Di bawah 21 tahun usia 18, 19 & 20 tahun
     •    Senior di atas +16 tahun

Pertandingan Kadet
     •    Kadet Kata Perorangan Putra & Putri
     •    Kumite Putra : –52 Kg, –57 Kg, –63 Kg, –70 Kg, dan +70 Kg
     •    Kumite Kadet Putri: –47 Kg, –54 Kg, dan +54 Kg

Pertandingan Junior
     •    Junior Kata Perorangan dan Kata Beregu Putra & Putri
     •    Kumite Putra –55 Kg, –61 Kg, –68 Kg, -76 Kg, +76 Kg
     •    Kumite Junior putri: –48 Kg, –53 Kg, –59 Kg, dan +59 Kg

Pertandingan Dibawah Usia 21 Tahun
     •    Kumite Putra –68 Kg, -78 Kg, +78 Kg
     •    Kumite Putri –53 Kg, –60 Kg, dan +60 Kg

Pertandingan Senior
     •    Kata Perorangan & Beregu Putra & Putri
     •    Kumite Putra –60 Kg, –67 Kg, –75 Kg, –84 Kg, dan +84 Kg.
     •    Kumite Putri Terdiri dari –50 Kg, –55 Kg, –61 Kg, –68 Kg, dan +68 Kg

Pada kategori Kadet pertandingan kumite wajib menggunakan Face Masker dan Body Protector. Waktu pertandingan kumite untuk Kadet, Junior & Under 21 tahun durasinya dua menit (putra/putri). Waktu pertandingan kumite senior meliputi: babak penyisihan durasinya tiga menit untuk putra dan dua menit untuk putri, pada babak final memperebutkan juara I dan final reperchange memperebutkan juara III durasinya empat menit untuk putra dan tiga menit untuk putri.

Perilaku Yang Dilarang Dalam Pertandingan Kumite

Ada dua kategori yang dikelompokan sebagai perilaku yang dilarang yaitu Kategori 1 dan Kategori 2.

Katagori 1
     •    Melakukan teknik serangan sehingga menghasilkan kontak yang kuat / keras, walaupun serangan
          tersebut tertuju pada daerah yang diperbolehkan. Selain itu dilarang melakukan serangan ke arah
          atau mengenai tenggorokan.
     •    Serangan ke arah lengan atau kaki, tenggorokan, persendian atau pangkal paha.
     •    Serangan ke arah muka dengan teknik serangan tangan terbuka.
     •    Teknik melempar / membanting yang berbahaya / terlarang yang dapat menciderai lawan.
Katagori 2
     •    Berpura-pura atau melebih-lebihkan cedera yang dialami.
     •    Keluar dari arena pertandingan (JOGAI) yang tidak disebabkan oleh lawan.
     •    Membahayakan diri sendiri dengan membiarkan pertahanan dirinya terbuka atau tidak
          memperhatikan keselamatan dirinya atau tidak mampu untuk menjaga jarak yang diperlukan
          untuk melindungi diri (MUBOBI).
     •    Menghindari pertarungan yang mengakibatkan lawan kehilangan kesempatan untuk memperoleh
          angka.
     •    Pasifitas (ketidak aktifan) – tidak berusaha untuk melakukan serangan dalam pertarungan.
     •    Merangkul (memiting), bergumul (bergulat), mendorong, dan menangkap lawan, mengadu dada
          dengan dada yang berlebihan tanpa mencoba untuk melakukan teknik serangan susulan.
     •    Melakukan teknik alamiah atau serangan yang pada dasarnya tidak dapat dikontrol untuk
          keselamatan lawan dan berbahaya, serta serangan-serangan yang tidak terkontrol.
     •    Melakukan serangan bersamaan dengan kepala, lutut atau siku.
     •    Berbicara kasar atau memanasi / menggoda lawan, tidak mematuhi perintah wasit, melakukan
          tindakan yang tidak pantas ke arah anggota / Panel Wasit serta tindakan lain yang melanggar
          etika.


Kesimpulan: Mungkin ini saja yang dapat admin sampaikan dalam artikel yang berjudul peraturan pertandingan karate. Untuk pembahasan tentang materi karate lainya akan dilanjutkan di artikel artikel berikutnya. terimakasih sudah membaca artikel ini, sampai jumpa di artikel berikutnya.

Post a Comment for " Peraturan Pertandingan dan Lapangan Karate Lengkap"